15 Kunci Cara Meraih Pahala Besar dengan Sedikit Amal

Ada 15 Kunci kiat-kiat Meraih Pahala Besar dengan Sedikit Amal yang dijelaskan oleh ustad Badrussalam, LC. Itu adalah teknik agar kita bisa beramal walau sedikit namun pahalanya besar. Jangan asal beramal namun malah nggak jelas itu bagaimana pahalanya. Ibnu Qayyim rahimahullah berkata,” Orang yang berilmu, sedikit amalnya namun lebih banyak pahalanya,”  kenyataan membuktikan demikian, dimana para pekerja amat lelah bekerja, sementara instruktur hanya duduk memerintah dan melarang serta memperlihatkan tata caranya,namun gajinya jauh lebih tinggi dari pada para pekerja.

 

Apa aja kelimabelas point itu?

 

1. Tahu syarat diterimanya amalan.

a. Ikhlas (Niat yang baik mengharapkan ridho Allah Ta`ala).

b. Sesuai contoh Rasulullah Shalaallahu `alaihi wassalam.

2. Niat (Umum).

 

3. Ibadah semakin sesuai dengan sunnah semakin besar pahalanya dan semakin tidak sesuai dengan sunnah maka semakin kecil pahalanya.

 

4. Pahala ibadah dilipat gandakan apabila bertepatan dengan waktu yang mulya.

a. Waktu malam yang paling utama adalah di waktu sahur.

b. Keutamaan waktu sahur: Allah turun ke langit dunia dan perbanyak memohon Ampun.

c. Shalat tarawih lebih utama dilakukan di awal malam

 

5. Pahala ibadah dilipat gandakan apabila bertepatan dengan tempat yang mulya (harus ada dalilnya).

 

6. Ibadah yang manfaatnya menular kepada orang lain lebih baik daripada ibadah yang manfaat dan pahalanya untuk diri sendiri saja.

 

7. Sesuatu yang berhubungan dengan dzat ibadah lebih utama dari sesuatu tempat ibadah.

 

8. Bila bertemu dengan dua ibadah yang satu hukumnya waib dan yang satu hukumnya sunnah, maka dahulukan ibadah yang hukumnya wajib.

 

9. Apabila bertemu dua kewajiban maka yang lebih didahulukan yang lebih wajib.

 

10. Ibadah yang lebih memperbaiki hati lebih utama daripada ibadah yang tidak demikian.

 

11. Semakin sulit dan berat (baca: sulit dan berat di hati) suatu ibadah maka lebih besar pahalanya.

 

12. Suatu amal semakin besar manfaat dan maslahatnya kepada orang lain semakin besar pula pahalanya.

 

13. Hendaknya dalam beribadah kita mencari amal yang paling utama dan yang paling utama dari yang utama.

 

14. Suatu ibadah yang tidak utama terkadang menjadi lebih utama apabila:

a. Lebih berat di hati,

b. Lebih khusu di hati, atau

c. Lebih besar manfaat dan maslahatnya.

 

15. Terkadang kita meninggalkan ibadah yang hukumnya sunnah di karenakan ada mudharatnya maka itu adalah lebih utama.

Komentar yang Sesuai dengan Topik Menggunakan Bahasa Sopan, Kami sangat Hargai.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s