Dalil Keutamaan Bekerja dan Jangan Menganggur dalam Islam

Ahlussunah Pantang Nganggur

AHSI tadinya terkejut Pembantunya Ummu Hada n Hada Muhammad punya BEBERAPA KONTRAKAN N MOBIL. Ia Juga punya Profesi Makelar tanah dan juga bisnis halal lainnya. Bahkan si Bibi mau ngambil upah bikin Ketupat buat Mama n adiknya AHSI pada idul Fitri kemarin. Intinya ia tak mau nganggur. Ia tak mikirin gaji yang penting kerja.

Klien saya terkena PHK , alhamdulillah pesangon dah di bayar sesuai UU. Setelah ia tebus gadai motornya, hutangnya dan Nazar nya, ada sedikit modal.Maka ia bertanya kepada ana kalo saya dagang es mambo gimana pak ?, ana jawab” SANGAT BAGUS, soal pendapatan besar kecilnya itu Allah yang ngatur, sing penting jalani dulu. Beberapa bulan setelah itu ia di tawari antar jemput anak sekolah tempat ia berjualan. Kemudian ia dapat order untuk mengelola limbah pabrik dari wali murid kenalan dari tempat dagangnya.

Note ini juga terinspirasi juga dari status sahabat Yan Arso Taufik, hanya saja cuma membawakan dalil .

Ahlussunnah itu tidak suka menganggur.

‘Umar bin Khottob mengatakan,
إنِّي أَكْرَهُ الرَّجُلَ أَنْ أَرَاهُ يَمْشِي سَبَهْلَلًا أَيْ : لَا فِي أَمْرِ الدُّنْيَا ، وَلَا فِي أَمْرِ آخِرَةٍ .
“Aku tidak suka melihat seseorang yang berjalan seenaknya tanpa mengindahkan ini dan itu, yaitu tidak peduli penghidupan dunianya dan tidak pula sibuk dengan urusan akhiratnya.”

Ibnu Mas’ud mengatakan,
إنِّي لَأَبْغَضُ الرَّجُلَ فَارِغًا لَا فِي عَمَلِ دُنْيَا وَلَا فِي عَمَلِ الْآخِرَةِ
“Aku sangat membenci orang yang menganggur, yaitu tidak punya amalan untuk penghidupan dunianya ataupun akhiratnya.” [Al Adabusy Syar’iyyah, Ibnu Muflih, 4/303, Mawqi’ Al Islam].

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rosul shollAlloohu ‘alayhi wa sallam bersabda,لأَنْ يَحْتَطِبَ أَحَدُكُمْ حُزْمَةً عَلَى ظَهْرِهِ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ أَحَدًا ، فَيُعْطِيَهُ أَوْ يَمْنَعَهُ
“Lebih baik seseorang bekerja dengan mengumpulkan seikat kayu bakar di punggungnya dibanding dengan seseorang yang meminta-minta (mengemis) lantas ada yang memberi atau enggan memberi sesuatu padanya.” (HR. Bukhari no. 2074).
Dari Al Miqdam, dari Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ ، وَإِنَّ نَبِىَّ اللَّهِ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ
“Tidak ada seseorang memakan suatu makanan yang lebih baik dari makanan hasil kerja keras tangannya sendiri. Dan Nabi Daud ‘alaihis salam makan dari hasil kerja keras tangannya.” (HR.Al-Bukhari no. 2072).

Nah kurang apa lagi motivasi buat yang masih ngaggur atau yang tukang ngeluh berpenghasilan “kecil” , Usaha lah ,Jujurlah, amanah lah, n Berdoalah,dan sabar pasti Allah kabulkan.

Allah pasti akan mengabulkan doa setiap hamba yang memohon pada-Nya seperti Firman berikut yang artinya:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah- Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(Al- Baqarah 186).

Kalo gak punya modal: antum bi ngejual dagangan orang lain, jadi kernet, jadi tukang masak, jadi PRT, apa saja yang halal.

Komentar yang Sesuai dengan Topik Menggunakan Bahasa Sopan, Kami sangat Hargai.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s